Erwint, Thursday, 18 march 2010
Maraknya penggunaan netbook di masyarakat, memunculkan banyaknya inovasi baru di bidang IT, proses instalasi sistem operasi yang dulu menggunakan media optical drive mulai digantikan oleh penggunaan usb flashdisk.
Berikut adalah salah satu cara untuk membuat flashdisk anda bisa menjadi media instalasi sistem operasi, dalam hal ini adalah instalasi sistem operasi Windows XP.
Perangkat keras yang anda perlukan :
* 1 unit PC / Notebook yang dilengkapi dengan ODD (optical disk drive) dan port usb
* Flashdisk dengan kapasitas minimal 1 GB
* CD instalasi Windows XP
Perangkat lunak / software yang anda perlukan :
* PeToUSB, download disini
* Usb_prep8, download disini
Langkah-langkah pembuatannya adalah :
* Masukan USB flashdisk anda ke PC atau notebook, perhatikan posisi drive-nya, D,E atau yang lain.
* Masukan CD instalasi windows, jika keluar jendela autorun instalasi di close saja.
* Ekstrak dua software yang sudah didownload tadi dalam satu folder, misalnya C:\USBboot
* Jangan lupa masukan file PeToUSB.exe ke folder USB_prep8
* Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
* Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
* Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.
* Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
* Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
* Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS netbook Anda, dan pilih Removable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
Thursday, March 18, 2010
Tuesday, March 9, 2010
VMWare
Sekilas Tentang VMWare
VMWare merupakan software untuk virtual machine (mesin virtual). Fungsinya adalah untuk menjalankan banyak sistem operasi dalam satu perangkat keras dan untuk menjalankan aplikasi yang ditujukan untuk system operasi lainnya. Fungsi lainnya adalah untuk mempelajari suatu sistem operasi baik ketika pada proses pembelajaran atau ketika proses pengembangan sistem operasi.
Istilah Virtual Machine (VM) sendiri mulai dikenalkan oleh IBM ketika meluncurkan sistem operasi mainframenya pada tahun 1965-an. Diperkenalkan untuk sistem S/370 dan S/390 dan disebut sebagia sistem operasi VM/ESA. Sehingga sering menimbulkan kebingungan antara penamaan produk atau penamaan mekanisme. Banyak orang yang menyebut, walau memiliki mekanisme virtual machine tetapi bila bukan dari sistem IBM tersebut, maka tidak disebut dengan Virtual Machine. Pada penjelasan ini, diambil kesimpulan bahwa istilah virtual machine adalah suatu jenis mekanisme virtualisasi suatu mesin di atas mesin lainnya. Jadi bukan jenis produk dari salah satu vendor dengan nama Virtual Machine.
VMWare memungkinkan bebarapa sistem operasi dijalankan pada satu mesin PC tunggal secara bersamaan. Hal ini dapat dilakukan tanpa melakukan partisi ulang dan boot ulang. Pada mesin virtual yang disediakan akan dijalankan sistem operasi sesuai dengan yang diinginkan. Dengan cara ini maka pengguna dapat memboot suatu sistem operasi (misal Linux) sebagai host operating system (sistem operasi tuan rumah) dan lalu menjalankan sistem operasi lainnya misal MS Windows. Sistem operasi yang dijalankan di dalam host operating system rumah dikenal dengan guest operating system (sistem operasi tamu)
Ada 3 jenis VMWare, yaitu :
1. VMWare Workstation adalah software untuk virtual machine yang compatible dengan komputer Intel x86. Software ini memungkinkan pemakai untuk membuat satu atau lebih virtual machine dan menjalankannya secara serempak. Masing-masing virtual machine dapat menjalankan guest operating system-nya sendiri seperti Linux, Windows, BSD, dan lain-lain. Tetapi software ini tidak dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain.
2. VMWare Server sebenarnya memiliki sistem kerja yang sama dengan VMWare Workstation. Tetapi dibandingkan dengan VMWare Workstation, VMWare Server mempunyai kelebihan yaitu dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain. VMWare Server juga dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh Microsoft Virtual PC.
3. VMWare Player adalah software yang digunakan untuk menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare lainnya. Tetapi software ini tidak dapat mebuat virtual machine sendiri.
Akan tetapi VMWare tidak mendukung Fire Wire, juga tidak menyediakan pendukung seperti USB 2.0 devices akan tetapi VMWare membuat USB 2.0 devices pada host operating system terdeteksi pada guest operating system sebagai USB 1.1 devices. VMWare sebenarnya hanyalah menyediakan 3D hardware acceleration karena bersifat percobaan.
Pro dan Kontra mengenai VMWare :
1. Mengapa menggunakan VMWare?
* Satu alasan yang tepat untuk menggunakan VMWare adalah ketika kita diharuskan untuk menggunakannya. Sebagai contoh, saya sebagai tenaga pengajar mengenai koneksi jaringan dan keamanannya dengan menggunakan berbagai macam sistem operasi, yang mengharuskan saya menggunakan laptop dengan berbagai sistem operasi.
* VMWare akan membuat sebuah virtual machine yang bisa anda konfigurasikan bergantung dengan kebutuhan dan tidak bergantung dengan hardware yang ada pada komputer anda. Sebagai contoh, ia secara default membuat sebuah file sebesar 4 GByte pada harddisk untuk mengemulasikan drive pada mesin virtual. Oleh mesin virtual, file ini terlihat seperti sebuah drive SCSI, yang pada kenyataannya ini hanyalah sebuah file pada IDE drive. Juga secara default, ia menggunakan sebuah IDE CD drive seperti … sebuah IDE CD drive. Walaupun anda bisa menyuruh virtual machine untuk menggunakannya sebagai sebuah SCSI drive, atau membuat sebuah image ISO CD-ROM sebagai sebuah drive dengan CD di dalamnya (misalnya untuk instalasi). Anda bisa menggunakan hardware yang sebenarnya tidak anda miliki, seperti tape drives.
* Anda juga bisa memiliki beberapa virtual machine yang berjalan pada satu waktu, dan membuat sebuah jaringan lokal pada komputer anda dengan berbagai sistem operasi yang berbeda. Ini baik untuk mencoba sebuah sistem operasi yang baru tanpa mempartisi ulang (menghapusnya kembali dapat dilakukan hanya dengan sekali klik); melihat bagaimana sistem operasi yang baru tersebut terintegrasi dengan jaringan anda yang sudah ada sebelumnya; menunjukkan kepada orang-orang bagaimana banyak sistem operasi saling terkoneksi dan terintegrasi dengan sebuah proyektor.
2. Mengapa tidak menggunakan VMWare?
* Kecepatan. Bagaimanapun, kita membagi sebuah CPU kepada dua atau lebih sistem operasi. Walaupun permasalahan ini menjadi tidak serius jika kita menjalankan program-program biasa pada hanya satu sistem pada satu waktu. Suatu hal yang bagus pada sebuah sistem SMP untuk menjalankan VMWare dengan menggunakan satu CPU untuk tiap satu virtual machine … walaupun tidak mungkin untuk melakukannya tanpa mendesain ulang keseluruhan kernel host operating system.
* Kecepatan, sekali lagi. Anda membutuhkan banyak sekali RAM untuk menjalankannya pada kecepatan yang biasa. Cobalah untuk menggunakan sedikitnya 128 MByte per sistem operasi, atau bersiaplah untuk swapping secara intensif. Ini mungkin menjadi permasalahan pada laptop (ingat bahwa harddisk pada laptop tidak dibuat untuk penggunaan intensif). Cobalah untuk tidak menggunakan swap sistem milik virtual machine.
* Kecepatan, untuk yang ketiga kalinya. Semua peripheral (drive, kartu jaringan) dibagi untuk masing-masing virtual machine. Sebagai contoh, pada sebuah komputer dengan dua buah virtual machine yang berjalan dan dengan banyak keberuntungan, tiap sistem mendapatkan sebuah bagian yang adil (sepertiga – ingat sistem host!) dari bandwidth. Hasil akhirnya dapat menjadi sangat lebih rendah, terutama tergantung dari desain dan efisiensi host operating system.
Pada dasarnya VMWare bukanlah emulator, karena tidak mengemulasikan CPU dan perangkat keras di dalam suatu virtual machine, tetapi hanya membolehkan sistem operasi lainnya dijalankan secara paralel dengan sistem operasi yang telah berjalan. Setiap virtual machine dapat memiliki alamat IP sendiri (jika mesin tersebut di suatu jaringan), dan pengguna dapat menganggapnya sebagai mesin terpisah. Virtual machine memiliki akses ke jaringan melewati sebuah protokol bridging propietary VMWare namun hanya jika kartu jaringan anda telah di-enable oleh sistem host. Ia bisa menggunakan alamat IP statis atau mendapatkan alamat dinamis dari DHCP Server pada jaringan anda. Anda kemudian dapat menghubungkannya ke sebuah server yang berjalan pada virtual machine dari virtual machine itu sendiri, dari komputer lain pada jaringan anda, atau bahkan dari komputer host melalui alamat jaringan eksternal pada virtual machine. Catat bahwa VMWare memberikan alamat sistem host dan mesin virtual pada subnetwork 192.168.19.0/24 dan 192.168.199.0/24 untuk protokol bridgingnya sehingga anda tidak dapat menggunakannya untuk koneksi anda.
Hasil akhir dari semua ini telah ditemukan tentang VMWare sebagai sebuah konsep yang menarik karena dengan berbagai kekurangan yang dimilikinya, ia bisa berguna pada sebuah lingkungan pengembangan, untuk pemrograman atau untuk administrasi sistem.
VMWare merupakan software untuk virtual machine (mesin virtual). Fungsinya adalah untuk menjalankan banyak sistem operasi dalam satu perangkat keras dan untuk menjalankan aplikasi yang ditujukan untuk system operasi lainnya. Fungsi lainnya adalah untuk mempelajari suatu sistem operasi baik ketika pada proses pembelajaran atau ketika proses pengembangan sistem operasi.
Istilah Virtual Machine (VM) sendiri mulai dikenalkan oleh IBM ketika meluncurkan sistem operasi mainframenya pada tahun 1965-an. Diperkenalkan untuk sistem S/370 dan S/390 dan disebut sebagia sistem operasi VM/ESA. Sehingga sering menimbulkan kebingungan antara penamaan produk atau penamaan mekanisme. Banyak orang yang menyebut, walau memiliki mekanisme virtual machine tetapi bila bukan dari sistem IBM tersebut, maka tidak disebut dengan Virtual Machine. Pada penjelasan ini, diambil kesimpulan bahwa istilah virtual machine adalah suatu jenis mekanisme virtualisasi suatu mesin di atas mesin lainnya. Jadi bukan jenis produk dari salah satu vendor dengan nama Virtual Machine.
VMWare memungkinkan bebarapa sistem operasi dijalankan pada satu mesin PC tunggal secara bersamaan. Hal ini dapat dilakukan tanpa melakukan partisi ulang dan boot ulang. Pada mesin virtual yang disediakan akan dijalankan sistem operasi sesuai dengan yang diinginkan. Dengan cara ini maka pengguna dapat memboot suatu sistem operasi (misal Linux) sebagai host operating system (sistem operasi tuan rumah) dan lalu menjalankan sistem operasi lainnya misal MS Windows. Sistem operasi yang dijalankan di dalam host operating system rumah dikenal dengan guest operating system (sistem operasi tamu)
Ada 3 jenis VMWare, yaitu :
1. VMWare Workstation adalah software untuk virtual machine yang compatible dengan komputer Intel x86. Software ini memungkinkan pemakai untuk membuat satu atau lebih virtual machine dan menjalankannya secara serempak. Masing-masing virtual machine dapat menjalankan guest operating system-nya sendiri seperti Linux, Windows, BSD, dan lain-lain. Tetapi software ini tidak dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain.
2. VMWare Server sebenarnya memiliki sistem kerja yang sama dengan VMWare Workstation. Tetapi dibandingkan dengan VMWare Workstation, VMWare Server mempunyai kelebihan yaitu dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain. VMWare Server juga dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh Microsoft Virtual PC.
3. VMWare Player adalah software yang digunakan untuk menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare lainnya. Tetapi software ini tidak dapat mebuat virtual machine sendiri.
Akan tetapi VMWare tidak mendukung Fire Wire, juga tidak menyediakan pendukung seperti USB 2.0 devices akan tetapi VMWare membuat USB 2.0 devices pada host operating system terdeteksi pada guest operating system sebagai USB 1.1 devices. VMWare sebenarnya hanyalah menyediakan 3D hardware acceleration karena bersifat percobaan.
Pro dan Kontra mengenai VMWare :
1. Mengapa menggunakan VMWare?
* Satu alasan yang tepat untuk menggunakan VMWare adalah ketika kita diharuskan untuk menggunakannya. Sebagai contoh, saya sebagai tenaga pengajar mengenai koneksi jaringan dan keamanannya dengan menggunakan berbagai macam sistem operasi, yang mengharuskan saya menggunakan laptop dengan berbagai sistem operasi.
* VMWare akan membuat sebuah virtual machine yang bisa anda konfigurasikan bergantung dengan kebutuhan dan tidak bergantung dengan hardware yang ada pada komputer anda. Sebagai contoh, ia secara default membuat sebuah file sebesar 4 GByte pada harddisk untuk mengemulasikan drive pada mesin virtual. Oleh mesin virtual, file ini terlihat seperti sebuah drive SCSI, yang pada kenyataannya ini hanyalah sebuah file pada IDE drive. Juga secara default, ia menggunakan sebuah IDE CD drive seperti … sebuah IDE CD drive. Walaupun anda bisa menyuruh virtual machine untuk menggunakannya sebagai sebuah SCSI drive, atau membuat sebuah image ISO CD-ROM sebagai sebuah drive dengan CD di dalamnya (misalnya untuk instalasi). Anda bisa menggunakan hardware yang sebenarnya tidak anda miliki, seperti tape drives.
* Anda juga bisa memiliki beberapa virtual machine yang berjalan pada satu waktu, dan membuat sebuah jaringan lokal pada komputer anda dengan berbagai sistem operasi yang berbeda. Ini baik untuk mencoba sebuah sistem operasi yang baru tanpa mempartisi ulang (menghapusnya kembali dapat dilakukan hanya dengan sekali klik); melihat bagaimana sistem operasi yang baru tersebut terintegrasi dengan jaringan anda yang sudah ada sebelumnya; menunjukkan kepada orang-orang bagaimana banyak sistem operasi saling terkoneksi dan terintegrasi dengan sebuah proyektor.
2. Mengapa tidak menggunakan VMWare?
* Kecepatan. Bagaimanapun, kita membagi sebuah CPU kepada dua atau lebih sistem operasi. Walaupun permasalahan ini menjadi tidak serius jika kita menjalankan program-program biasa pada hanya satu sistem pada satu waktu. Suatu hal yang bagus pada sebuah sistem SMP untuk menjalankan VMWare dengan menggunakan satu CPU untuk tiap satu virtual machine … walaupun tidak mungkin untuk melakukannya tanpa mendesain ulang keseluruhan kernel host operating system.
* Kecepatan, sekali lagi. Anda membutuhkan banyak sekali RAM untuk menjalankannya pada kecepatan yang biasa. Cobalah untuk menggunakan sedikitnya 128 MByte per sistem operasi, atau bersiaplah untuk swapping secara intensif. Ini mungkin menjadi permasalahan pada laptop (ingat bahwa harddisk pada laptop tidak dibuat untuk penggunaan intensif). Cobalah untuk tidak menggunakan swap sistem milik virtual machine.
* Kecepatan, untuk yang ketiga kalinya. Semua peripheral (drive, kartu jaringan) dibagi untuk masing-masing virtual machine. Sebagai contoh, pada sebuah komputer dengan dua buah virtual machine yang berjalan dan dengan banyak keberuntungan, tiap sistem mendapatkan sebuah bagian yang adil (sepertiga – ingat sistem host!) dari bandwidth. Hasil akhirnya dapat menjadi sangat lebih rendah, terutama tergantung dari desain dan efisiensi host operating system.
Pada dasarnya VMWare bukanlah emulator, karena tidak mengemulasikan CPU dan perangkat keras di dalam suatu virtual machine, tetapi hanya membolehkan sistem operasi lainnya dijalankan secara paralel dengan sistem operasi yang telah berjalan. Setiap virtual machine dapat memiliki alamat IP sendiri (jika mesin tersebut di suatu jaringan), dan pengguna dapat menganggapnya sebagai mesin terpisah. Virtual machine memiliki akses ke jaringan melewati sebuah protokol bridging propietary VMWare namun hanya jika kartu jaringan anda telah di-enable oleh sistem host. Ia bisa menggunakan alamat IP statis atau mendapatkan alamat dinamis dari DHCP Server pada jaringan anda. Anda kemudian dapat menghubungkannya ke sebuah server yang berjalan pada virtual machine dari virtual machine itu sendiri, dari komputer lain pada jaringan anda, atau bahkan dari komputer host melalui alamat jaringan eksternal pada virtual machine. Catat bahwa VMWare memberikan alamat sistem host dan mesin virtual pada subnetwork 192.168.19.0/24 dan 192.168.199.0/24 untuk protokol bridgingnya sehingga anda tidak dapat menggunakannya untuk koneksi anda.
Hasil akhir dari semua ini telah ditemukan tentang VMWare sebagai sebuah konsep yang menarik karena dengan berbagai kekurangan yang dimilikinya, ia bisa berguna pada sebuah lingkungan pengembangan, untuk pemrograman atau untuk administrasi sistem.
हैक LAN
BELAJAR NGEHACK LAN (DON`T TRY THIS AT WORKING HOURS)
wahyu, Friday, 26 June 2009
Jadi administrator jaringan itu membosankan, tiap hari ngadepin berbagai macam stupid question, yah dari mulai pertanyaan bego ada pula pertanyaan yang sebenernya ngak usah ditanyakan? namun itulah semua resikonya, semua dilakukan dengan senyum dan tawa ramah (walaupun hati dongkol). Namun diantara semua hal boring itu, yang paling menyenangkan adalah kita bisa brosing internet sepuasnya, download sepuasnya (ha ha ha), chatting sepuasnya.. sampai pernah ngalamin apa yang disebut internet phobia hahahah, bosen brosing semua situs internet karena udah pernah dikunjungin jadi ngak ada lagi yang menarik untuk dikunjungin lagi. Kalo udah gini, nyalain komputer aja dah males.
Beberapa hal lain yang sering aku lakukan untuk menghilangkan kebosanan adalah dengan menjawab pertanyaan di Y!A Indonesia (stupid questing again..ha ha ah. Chek my profile : http://id.answers.yahoo.com/my/profile;_ylt=AlcIOJWAP8R8f5a8pYE4E8SgRAx.;_ylv=3?show=AA11632558) disini aku bisa jawab bebas tanpa harus tersenyum dan ramah walaupun terkadang juga ada pertanyaan stupid question, dengerin musik & video klip, nonton film hasil downloadan alias bajakan (dari mulai anime ampe yang tripel x bo) dan tentu saja chatting yang bikin ngak bete or boring.
Hahaahah, terkadang sifat usil muncul adalah mematikan paksa komputer orang, mematikan paksa jaringan internet pengguna terutama kalo doski lagi maen game atau download "file". Selama ini korban keisengan cuman sekitar teman-teman sendiri di TI atau yang pasti temen-temen kuliah ku dulu di FIB yaitu Asep dan Agus, sohib dari mulai dulu aku masih nothing di jakarta. Sering banget mereka jadi korban keisengan (sekalian ngetest, makanya jangan suka download filem porno)?hahahaah (Agus, pasti loe ketawa kalo baca ini, soalnya loe yg paling sering jadi kelinci percobaan),? Sekarang aku mau isengin loe dengan matiin aja internetnya dari sini : kita gunakan WinArpAttack 3.5 ( Download di http://www.ziddu.com/download/1750057/LanAttacker.rar.html ).
Tools ini sangat powerfull karena bisa mengacak-acak LAN anda mulai dari broadcast ip Conflict ( bisa membuat semua LAN kantor anda jadi IP conflict ) atau bahkan flooding. anda bisa mendapatkan informasi mac rekan2 anda yang terhubung dari LAN. Bisa juga bikin hang komputer rekan anda ( dengan mengirimkan paket Flooding ). Sekarang aku mulai coba dengan sedikit main-main dengan tools ini.
INGAT tools INI Bersifat destruktif. Lakukan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan alat ini sebagai bahan pembelajaran saja.
Tampilan WinArpAttacker 3.5 (ip dan komputer lain sengaja ngak aku tampilin untuk security)
Serangan IP Conflict :
Serangan BanGateway :
WinArpAttacker V3.5
Masuk menu option
*
Adapter sesuaiin adapternya (sesuai yg dipake)
*
Attack arp flood times isi 10.000.000 (max)
*
ban gateaway 1 menit
*
Ip conflict 1 menit
*
arp spoof interval 1 menit - Update Check list aja semua pilihan yg ada
*
Keterangan dari pembuatnya :
*
(1) Arp Flood - Send ip conflict packets to target computers as fast as possible, if you send too much, the target computers will down. Sad
*
(2) BanGateway - Tell the gateway a wrong mac address of target computers, so the targets can't receive packet from the internet. This attack is to forbid the targets access the internet.
*
(3) IPConflict - Like Arp Flood, send ip conflict packets to target computers regularly, maybe the users can't work because of regular ip conflict message. what's more, the targets can't access the lan.
*
(4) SniffGateway - Spoof the targets and the gateway, you can use sniffer to collect packets between them.
*
(5) SniffHosts - Spoof among two or above targets, you can use sniffer to collect packets among all of them. (dangerous!!!!)
*
(6) SniffLan - Just like SniffGateway, the difference is that SniffLan sends broadcast arp packets to tell all computers on the lan that this host is just the gateway, So you can sniff all the data between all hosts with the gateway.(dangerous!!!!!!!!!!!!!!)
Semua pembahasan ini hanya untuk edukasi aja loh.. bukan untuk merusak.. uji coba boleh-boleh aja? tapi jangan terlalu keseringan?
wahyu, Friday, 26 June 2009
Jadi administrator jaringan itu membosankan, tiap hari ngadepin berbagai macam stupid question, yah dari mulai pertanyaan bego ada pula pertanyaan yang sebenernya ngak usah ditanyakan? namun itulah semua resikonya, semua dilakukan dengan senyum dan tawa ramah (walaupun hati dongkol). Namun diantara semua hal boring itu, yang paling menyenangkan adalah kita bisa brosing internet sepuasnya, download sepuasnya (ha ha ha), chatting sepuasnya.. sampai pernah ngalamin apa yang disebut internet phobia hahahah, bosen brosing semua situs internet karena udah pernah dikunjungin jadi ngak ada lagi yang menarik untuk dikunjungin lagi. Kalo udah gini, nyalain komputer aja dah males.
Beberapa hal lain yang sering aku lakukan untuk menghilangkan kebosanan adalah dengan menjawab pertanyaan di Y!A Indonesia (stupid questing again..ha ha ah. Chek my profile : http://id.answers.yahoo.com/my/profile;_ylt=AlcIOJWAP8R8f5a8pYE4E8SgRAx.;_ylv=3?show=AA11632558) disini aku bisa jawab bebas tanpa harus tersenyum dan ramah walaupun terkadang juga ada pertanyaan stupid question, dengerin musik & video klip, nonton film hasil downloadan alias bajakan (dari mulai anime ampe yang tripel x bo) dan tentu saja chatting yang bikin ngak bete or boring.
Hahaahah, terkadang sifat usil muncul adalah mematikan paksa komputer orang, mematikan paksa jaringan internet pengguna terutama kalo doski lagi maen game atau download "file". Selama ini korban keisengan cuman sekitar teman-teman sendiri di TI atau yang pasti temen-temen kuliah ku dulu di FIB yaitu Asep dan Agus, sohib dari mulai dulu aku masih nothing di jakarta. Sering banget mereka jadi korban keisengan (sekalian ngetest, makanya jangan suka download filem porno)?hahahaah (Agus, pasti loe ketawa kalo baca ini, soalnya loe yg paling sering jadi kelinci percobaan),? Sekarang aku mau isengin loe dengan matiin aja internetnya dari sini : kita gunakan WinArpAttack 3.5 ( Download di http://www.ziddu.com/download/1750057/LanAttacker.rar.html ).
Tools ini sangat powerfull karena bisa mengacak-acak LAN anda mulai dari broadcast ip Conflict ( bisa membuat semua LAN kantor anda jadi IP conflict ) atau bahkan flooding. anda bisa mendapatkan informasi mac rekan2 anda yang terhubung dari LAN. Bisa juga bikin hang komputer rekan anda ( dengan mengirimkan paket Flooding ). Sekarang aku mulai coba dengan sedikit main-main dengan tools ini.
INGAT tools INI Bersifat destruktif. Lakukan dengan penuh tanggung jawab. Gunakan alat ini sebagai bahan pembelajaran saja.
Tampilan WinArpAttacker 3.5 (ip dan komputer lain sengaja ngak aku tampilin untuk security)
Serangan IP Conflict :
Serangan BanGateway :
WinArpAttacker V3.5
Masuk menu option
*
Adapter sesuaiin adapternya (sesuai yg dipake)
*
Attack arp flood times isi 10.000.000 (max)
*
ban gateaway 1 menit
*
Ip conflict 1 menit
*
arp spoof interval 1 menit - Update Check list aja semua pilihan yg ada
*
Keterangan dari pembuatnya :
*
(1) Arp Flood - Send ip conflict packets to target computers as fast as possible, if you send too much, the target computers will down. Sad
*
(2) BanGateway - Tell the gateway a wrong mac address of target computers, so the targets can't receive packet from the internet. This attack is to forbid the targets access the internet.
*
(3) IPConflict - Like Arp Flood, send ip conflict packets to target computers regularly, maybe the users can't work because of regular ip conflict message. what's more, the targets can't access the lan.
*
(4) SniffGateway - Spoof the targets and the gateway, you can use sniffer to collect packets between them.
*
(5) SniffHosts - Spoof among two or above targets, you can use sniffer to collect packets among all of them. (dangerous!!!!)
*
(6) SniffLan - Just like SniffGateway, the difference is that SniffLan sends broadcast arp packets to tell all computers on the lan that this host is just the gateway, So you can sniff all the data between all hosts with the gateway.(dangerous!!!!!!!!!!!!!!)
Semua pembahasan ini hanya untuk edukasi aja loh.. bukan untuk merusak.. uji coba boleh-boleh aja? tapi jangan terlalu keseringan?
Instalasi Samba Server di Centos 5.2
Instalasi Samba Server di Centos 5.2
Pendahuluan
Samba adalah server yang sangat powerful yang dapat membuat sistem berbasis Unix (seperti Linux) untuk melakukan sharing resource dengan sistem berbasis Windows. Hal ini tentu sangat berguna pada sebuah LAN yang terdiri atas beberapa workstation dengan flatform sistem operasi Linux dan Windows sehingga dapat lebih efisien dengan adanya pembagian resource, seperti file dan printer, untuk dapat digunakan secara bersama-sama. Samba merupakan sebuah software aplikasi buatan Andrew Tridgel dari ANU (Australian National University) dengan mengimplementasikan protokol SMB (Server Message Block) pada sistem operasi Unix. Protokol ini kadang-kadang dapat berlaku sebagai protokol CIFS (Common Internet File Sistem), LanManager, NetBIOS. Protokol SMB ini dapat membuat sebuah komputer dengan sistem operasi Unix menjadi file atau print server menjadi file atau print server atau seperti klien ftp untuk mengakses share SMB baik di Samba server atau di sever lain yang kompatibel seperti Windows NT, mendukung nameserving dan browsing NetBIOS, dan lain-lain.
Mekanisme SMB
Username dan Password
Untuk memahami hubungan antara Linux/Samba/Windows, kita harus mempelajari sistem file, printer, dan user pada kedua operating sistem. Beberapa manajemen pengaturan username dan password :
Linux Password Authentication Module (PAM), akan membuat autentikasi user dengan PDC sehingga kita tetap mempunyai dua user, satu di lokal dan satu lagi di PDC , tapi user hanya perlu menyimpan password hanya dalam sistem window.
Samba sebagai PDC, akan menyimpan login dan password pada sistem Linux. Membuat solusi sendiri dengan Perl, kita dapat membuat sendiri. Hal ini dilakukan dengan menggunakan Winperl dan modul-modul Perl yang memungkinkan pengubahan paa Security Access Manager (SAM), untuk meng-update daftar password PDC. Script Perl pada sisi Linux dapat berkomunikasi dengan script WinPerl untuk menjaga sinkrinisasi account.
Encrypted Password
Sejak Windows NT 4, Windows 98, dan Windows 95, Windows menggunakan password terenkripsi saat berkomunikasi menggunakan PDC dan setiap server yang memerlukan autentikasi (termasuk Linux dan Samba). Algoritma enkripsi Windows berbeda dengan UNIX, sehingga tidak kompatibel. Untuk menangani hal itu, kita dapat melakukan pilihan-pilihan sebagai berikut :
Mengedit Registry pada klien Windows untuk mendisable penggunaan password terenkripsi. Bagian registry yang harus diubah terdapat pada direktori docs paket Samba.
Mengkonfigurasi Samba agar menggunakan password terenkripsi Windows.
Pilihan pertama mempunyai kelebihan dengan tidak adanya pola password yang lebih kompleks. Pada sisi lain, kita harus membuat registry yang tetap pada semua klien. Untuk pilihan kedua sebaliknya, yakni sedikit lebih kompleks pada sisi server, tapi kita tidak usah mengubah bagian klien.
Perbedaan smbd dengan nmbd
Sebenarnya Samba disusun atas dua damon, yatu smbd dan nmbd. Smbd adalah daemon yang secara nyata menangani servis sharing file sistem dan printer untuk klien. Pada saat sebuah klien melakukan autentikasi, smbd akan membuatkan duplikat dirinya, bagian asli akan kembali ke port 139 untuk mendengarkan permintaan baru dan bagian duplikat menangani koneksi terhadap klien. Dulikat ini juga mengubah ID user efektifnya dari root ke user yang terautentikasi. Misalnya, kalau user “user” melakukan autentikasi dengan smbd, duplikat baru akan berjalan dengan permisi “user”, dan bukannya permisi “root”). Duplikat ini akan berada di memory selama masih terkoneksi dengan klien.
Daemon nmbd bertanggung-jawab untuk menangani permintaan server name NetBIOS. Ia akan mendengarkan port 137, tidak seperti smbd, nmbd tidak membuat contoh dirinya untuk menangani setiap pertanyaan. Kedua daemon itu harus dijalankan agar Samba bekerja dengan baik.
Instalasi Paket Samba Server
kita akan coba untuk menginstall paket : samba-3.3.2.tar.gz. Pastikan file source ini sudah didownload dan diletakkan di direktori /usr/local/src (atau direktori lainnya).
Instalasi Dalam Bentuk Tarball
Instalasi dalam bentuk tarball adalah instalasi dengan source dalam bentuk file berekstensi tar.gz. Instalasi ini hanya bisa dilakukan dengan account root. Berikut adalah langkah-langkah instalasinya :
Masukkan ke direktori tempat diletakkannya source Samba :
# cd /usr/local/src
Kemudian ekstrak file tersebut dengan perintah :
# tar –zxvf samba-3.3.2.tar.gz
Setelah diekstark akan terbentuk direktori samba-3.3.2, masuklah ke direktori tersebut, dan di sana akan terdapat direktori source, docs , dan sebagainya.
# cd samba-3.3.2/source
Dalam konfigurasi ini, kita dapat menambahkan beberapa option, misalnya kita akan menambahkan option sebagai berikut :
Option Deskripsi
--with-pam Agar Samba dapat menggunakan Password Authentication Module (PAM).
--with-mmap Agar mendukung MMAP untuk meningkatkan performansi Samba.
Contoh :
# ./autogen.sh
# ./configure –-with-smbmount –-with-pam –with-mmap
Kemudian install Samba dengan mengetikkan perintah make lalu make install:
# make all
# make install
# make installbin
# make installman
# make revert
Samba akan terinstall di direktori /usr/local/samba. Setelah perintah instalasi di atas dieksekusi, akan terbentuk direktori bin yang berisi sejumlah file binary yang berfungsi seperti untuk mengontrol Samba server seperti smbd, nmbd, dan smbclient, dan lain-lain.
# install –m 755 script /mksmbpasswd.sh /usr/bin/
Perintah ini akan menginstall script “mksmbpasswd.sh” pada direktori “/usr/bin/”. Script ini diperlukan untuk mensetup user Samba diijinkan terkoneksi ke server via file “smbpasswd”.
Konfigurasi Samba Server
Dalam membuat konfigurasi Samba server ini sangat bergantung pada kebutuhan dan arsitektur dari jaringan komputer kita. Misalkan Samba server ini bisa dikonfigurasikan hanya terkoneksi satu klien atau bahkan terkoneksi dengan 1000 klien. menjalankan Samba server, dibutuhkan file-file berikut ini dan harus dibuat atau dikopi pada direktori-direktori yang cocok pada server kita.
Konfigurasi file “smb.conf”
File konfigurasi utama untuk Samba server ini adalah “/usr/local/samba/lib/smb.conf”, dimana kita dapat menentukan direktori yang ingin kita akses dari komputer Windows, IP address mana yang diijinkan, dsb. Pada file ini juga terdapat banyak sekali option (pilihan). Untuk informasi lebih lanjut tentang berbagai setting dan parameter dapat dilihat di dokumentasi Samba.
Konfigurasi yang akan kita bahas di bawah adalah file konfigurasi minimal Samba yang mendukung password terenkripsi. Kita harus terlebih dahulu mengkopikan file konfigurasi default lalu mengeditnya sesuai dengan yang kita inginkan :
# cd /usr/local/samba/
# cp smb.conf.default /usr/local/samba/lib
# cd /usr/local/samba/lib
# mv smb.conf.default smb.conf
# vi smb.conf
contoh konfigurasi smb.conf :
# Global parameters
[global]
workgroup = server88
netbios name = ramayana_r88
server string =
##interfaces = 172.19.88.250, 127.0.0.1
##interfaces = 172.16.1.37, 127.0.0.1
interfaces = 172.19.8.37, 127.0.0.1
##hosts allow = 172.19.88.0/255.255.25.0
#hosts allow = 172.19.88.0/255.255.25.0
#hosts deny = 0.0.0.0
socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_KEEPALIVE SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
[admtoko]
comment = Bagian Administrasi
path = /smb/admtoko
valid users = @admtoko,@kasir
admin users = @edp
read only = no
follow symlinks = yes
map archive = no
create mask = 0775
directory mask = 0775
force create mode = 0775
force directory mode = 0775
vfs objects = recycle
recycle:keeptree = yes
recycle:touch = yes
recycle:versions = no
recycle:exclude = *.tmp,*.temp
recycle:exclude_dir = /data/sos, /scanner
[edp]
comment = Bagian EDP
path = /smb/edp
valid users = @edp
read only = no
create mode = 0775
directory mode = 0775
create mask = 0775
directory mask = 0777
vfs objects = recycle
recycle:keeptree = yes
recycle:touch = yes
membuat user samba
# smbpasswd –a teguh.ambar
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user teguh.ambar
Password changed for user teguh.ambar
Kemudian ubahlah setting permisi file “smbpasswd” ini agar hanya bisa dibaca dan ditulisi oleh account “root” :
# chmod 600 /etc/smbpasswd
Untuk memeriksa kesalahan dalam penulisan file “smb.conf”, lakukan perintah ini :
# testparm
Untuk menjalankan dan menghentikan daemon Samba, nmbd dan smbd secara otomatis kita dapat menjalankan script file “/etc/rc.d/init.d/smb”. Pastikan bahwa file ini mempunyai permisi yang hanya bisa dibaca, ditulis, dan dieksekusi oleh user “root”.
# chmod 700 /etc/rc.d/init.d/smb
Lalu buat simbolik link rc.d pada Samba dengan perintah :
# chkconfig –-add smb
Agar sript Samba secara otomatis menjalankan daemon nmbd dan smbd saat sistem dihidupkan (atau direboot) lakukan perintah berikut ini :
# chkconfig -–level 345 smb on
Menjalankan Samba
Sebelum menjalankan Samba kita harus membuat direktori seperti yang sudah didefinisikan pada file Makefile. Hal ini karena direktori ini tidk secara otomatis dibuat saat mengeksekusi perintah make install.
# mkdir /usr/local/samba/var
Samba dapat dijalankan dengan dua macam cara. Pertama dijalankan sebagai daemon dan kedua menjalankannya dari inetd. Samba yang dijalankan sebagai daemon akan sedikit lebih cepat dalam melayani permintaan client jika dibandingkan dengan Samba yang dijalankan dari inetd. Biasanya berbagai distribusi Linux sudah mempunyai script untuk menstart dan menstop servis Samba.
Untuk menjalankan Samba kita harus menjalankan daemon smbd dan nmbd.
Lakukan perintah berikut ini :
# /usr/local/samba/sbin/smbd –D
# /usr/local/samba/sbin/nmbd –D
Agar Samba selalu dijalankan setiap kali Linux melakukan booting, kita dapat menambahkan baris-baris di atas pada file /etc/rc.d/rc.local :
# vi /etc/rc.d/rc.local
#samba selalu start saat booting
/usr/local/samba/sbin/smbd –D
/usr/local/samba/sbin/nmbd –D
Quota or Samba Quota
PengQuotaan disk pada samba kali ini dilakukan pada direktori samba sendiri, penggunaan Quota pada samba dilakukan untuk menghindari over limit pada direktori melalui user/grup.
Mengecek quota tools :
Contoh :
# if [ -x /sbin/quotacheck ]
> then
> echo "Checking quotas. This may take some time."
> /sbin/quotacheck -avug
> echo " Done."
> fi
Checking quotas. This may take some time.
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb]
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb] done
quotacheck: Checked 3 directories and 7 files
Done.
# if [ -x /sbin/quotaon ]
> then
> echo "Turning on quota."
> /sbin/quotaon -avug
> fi
Turning on quota.
/dev/hda8 [/smb]: group quotas turned on
/dev/hda8 [/smb]: user quotas turned on
Edit file /etc/fstab.
LABEL=/ / ext3 defaults 1 1
LABEL=/smb /smb ext3 default,grpquota,usrquota, 0 2
LABEL=/home /home ext3 defaults 1 2
LABEL=/var /var ext3 defaults 1 2
LABEL=/usr /usr ext3 defaults 1 2
LABEL=/boot1 /boot ext3 defaults 1 2
tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0
devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0
sysfs /sys sysfs defaults 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
LABEL=SWAP-hda7 swap swap defaults 0 0
di table /smb tambahkan grpquota untuk membuat quota pada grup, tambahkan usrquota jika ingin membuat quota pada users.
Tambahkan pada crontab.
0 3 * * 0 root /sbin/quotacheck -avug
lakukan restart komputer untuk mengaktifkan quota.
Membuat quota per user/grup bisa dilakukan manual ataupun melalui webmin, tapi dikarenakan saya tidak tau berapa pembagian-pembagian per MB, so, akhirnya using automatis aja deh lewat webmin..hehehe
untuk melihat informasi quota dari user/grup dengan mengetik repquota.
# repquota -a
*** Report for user quotas on device /dev/hda8
Block grace time: 7days; Inode grace time: 7days
Block limits File limits
User used soft hard grace used soft hard grace
----------------------------------------------------------------------
root -- 147620 0 0 7 0 0
************
My Project
************
Pendahuluan
Samba adalah server yang sangat powerful yang dapat membuat sistem berbasis Unix (seperti Linux) untuk melakukan sharing resource dengan sistem berbasis Windows. Hal ini tentu sangat berguna pada sebuah LAN yang terdiri atas beberapa workstation dengan flatform sistem operasi Linux dan Windows sehingga dapat lebih efisien dengan adanya pembagian resource, seperti file dan printer, untuk dapat digunakan secara bersama-sama. Samba merupakan sebuah software aplikasi buatan Andrew Tridgel dari ANU (Australian National University) dengan mengimplementasikan protokol SMB (Server Message Block) pada sistem operasi Unix. Protokol ini kadang-kadang dapat berlaku sebagai protokol CIFS (Common Internet File Sistem), LanManager, NetBIOS. Protokol SMB ini dapat membuat sebuah komputer dengan sistem operasi Unix menjadi file atau print server menjadi file atau print server atau seperti klien ftp untuk mengakses share SMB baik di Samba server atau di sever lain yang kompatibel seperti Windows NT, mendukung nameserving dan browsing NetBIOS, dan lain-lain.
Mekanisme SMB
Username dan Password
Untuk memahami hubungan antara Linux/Samba/Windows, kita harus mempelajari sistem file, printer, dan user pada kedua operating sistem. Beberapa manajemen pengaturan username dan password :
Linux Password Authentication Module (PAM), akan membuat autentikasi user dengan PDC sehingga kita tetap mempunyai dua user, satu di lokal dan satu lagi di PDC , tapi user hanya perlu menyimpan password hanya dalam sistem window.
Samba sebagai PDC, akan menyimpan login dan password pada sistem Linux. Membuat solusi sendiri dengan Perl, kita dapat membuat sendiri. Hal ini dilakukan dengan menggunakan Winperl dan modul-modul Perl yang memungkinkan pengubahan paa Security Access Manager (SAM), untuk meng-update daftar password PDC. Script Perl pada sisi Linux dapat berkomunikasi dengan script WinPerl untuk menjaga sinkrinisasi account.
Encrypted Password
Sejak Windows NT 4, Windows 98, dan Windows 95, Windows menggunakan password terenkripsi saat berkomunikasi menggunakan PDC dan setiap server yang memerlukan autentikasi (termasuk Linux dan Samba). Algoritma enkripsi Windows berbeda dengan UNIX, sehingga tidak kompatibel. Untuk menangani hal itu, kita dapat melakukan pilihan-pilihan sebagai berikut :
Mengedit Registry pada klien Windows untuk mendisable penggunaan password terenkripsi. Bagian registry yang harus diubah terdapat pada direktori docs paket Samba.
Mengkonfigurasi Samba agar menggunakan password terenkripsi Windows.
Pilihan pertama mempunyai kelebihan dengan tidak adanya pola password yang lebih kompleks. Pada sisi lain, kita harus membuat registry yang tetap pada semua klien. Untuk pilihan kedua sebaliknya, yakni sedikit lebih kompleks pada sisi server, tapi kita tidak usah mengubah bagian klien.
Perbedaan smbd dengan nmbd
Sebenarnya Samba disusun atas dua damon, yatu smbd dan nmbd. Smbd adalah daemon yang secara nyata menangani servis sharing file sistem dan printer untuk klien. Pada saat sebuah klien melakukan autentikasi, smbd akan membuatkan duplikat dirinya, bagian asli akan kembali ke port 139 untuk mendengarkan permintaan baru dan bagian duplikat menangani koneksi terhadap klien. Dulikat ini juga mengubah ID user efektifnya dari root ke user yang terautentikasi. Misalnya, kalau user “user” melakukan autentikasi dengan smbd, duplikat baru akan berjalan dengan permisi “user”, dan bukannya permisi “root”). Duplikat ini akan berada di memory selama masih terkoneksi dengan klien.
Daemon nmbd bertanggung-jawab untuk menangani permintaan server name NetBIOS. Ia akan mendengarkan port 137, tidak seperti smbd, nmbd tidak membuat contoh dirinya untuk menangani setiap pertanyaan. Kedua daemon itu harus dijalankan agar Samba bekerja dengan baik.
Instalasi Paket Samba Server
kita akan coba untuk menginstall paket : samba-3.3.2.tar.gz. Pastikan file source ini sudah didownload dan diletakkan di direktori /usr/local/src (atau direktori lainnya).
Instalasi Dalam Bentuk Tarball
Instalasi dalam bentuk tarball adalah instalasi dengan source dalam bentuk file berekstensi tar.gz. Instalasi ini hanya bisa dilakukan dengan account root. Berikut adalah langkah-langkah instalasinya :
Masukkan ke direktori tempat diletakkannya source Samba :
# cd /usr/local/src
Kemudian ekstrak file tersebut dengan perintah :
# tar –zxvf samba-3.3.2.tar.gz
Setelah diekstark akan terbentuk direktori samba-3.3.2, masuklah ke direktori tersebut, dan di sana akan terdapat direktori source, docs , dan sebagainya.
# cd samba-3.3.2/source
Dalam konfigurasi ini, kita dapat menambahkan beberapa option, misalnya kita akan menambahkan option sebagai berikut :
Option Deskripsi
--with-pam Agar Samba dapat menggunakan Password Authentication Module (PAM).
--with-mmap Agar mendukung MMAP untuk meningkatkan performansi Samba.
Contoh :
# ./autogen.sh
# ./configure –-with-smbmount –-with-pam –with-mmap
Kemudian install Samba dengan mengetikkan perintah make lalu make install:
# make all
# make install
# make installbin
# make installman
# make revert
Samba akan terinstall di direktori /usr/local/samba. Setelah perintah instalasi di atas dieksekusi, akan terbentuk direktori bin yang berisi sejumlah file binary yang berfungsi seperti untuk mengontrol Samba server seperti smbd, nmbd, dan smbclient, dan lain-lain.
# install –m 755 script /mksmbpasswd.sh /usr/bin/
Perintah ini akan menginstall script “mksmbpasswd.sh” pada direktori “/usr/bin/”. Script ini diperlukan untuk mensetup user Samba diijinkan terkoneksi ke server via file “smbpasswd”.
Konfigurasi Samba Server
Dalam membuat konfigurasi Samba server ini sangat bergantung pada kebutuhan dan arsitektur dari jaringan komputer kita. Misalkan Samba server ini bisa dikonfigurasikan hanya terkoneksi satu klien atau bahkan terkoneksi dengan 1000 klien. menjalankan Samba server, dibutuhkan file-file berikut ini dan harus dibuat atau dikopi pada direktori-direktori yang cocok pada server kita.
Konfigurasi file “smb.conf”
File konfigurasi utama untuk Samba server ini adalah “/usr/local/samba/lib/smb.conf”, dimana kita dapat menentukan direktori yang ingin kita akses dari komputer Windows, IP address mana yang diijinkan, dsb. Pada file ini juga terdapat banyak sekali option (pilihan). Untuk informasi lebih lanjut tentang berbagai setting dan parameter dapat dilihat di dokumentasi Samba.
Konfigurasi yang akan kita bahas di bawah adalah file konfigurasi minimal Samba yang mendukung password terenkripsi. Kita harus terlebih dahulu mengkopikan file konfigurasi default lalu mengeditnya sesuai dengan yang kita inginkan :
# cd /usr/local/samba/
# cp smb.conf.default /usr/local/samba/lib
# cd /usr/local/samba/lib
# mv smb.conf.default smb.conf
# vi smb.conf
contoh konfigurasi smb.conf :
# Global parameters
[global]
workgroup = server88
netbios name = ramayana_r88
server string =
##interfaces = 172.19.88.250, 127.0.0.1
##interfaces = 172.16.1.37, 127.0.0.1
interfaces = 172.19.8.37, 127.0.0.1
##hosts allow = 172.19.88.0/255.255.25.0
#hosts allow = 172.19.88.0/255.255.25.0
#hosts deny = 0.0.0.0
socket options = TCP_NODELAY IPTOS_LOWDELAY SO_KEEPALIVE SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
[admtoko]
comment = Bagian Administrasi
path = /smb/admtoko
valid users = @admtoko,@kasir
admin users = @edp
read only = no
follow symlinks = yes
map archive = no
create mask = 0775
directory mask = 0775
force create mode = 0775
force directory mode = 0775
vfs objects = recycle
recycle:keeptree = yes
recycle:touch = yes
recycle:versions = no
recycle:exclude = *.tmp,*.temp
recycle:exclude_dir = /data/sos, /scanner
[edp]
comment = Bagian EDP
path = /smb/edp
valid users = @edp
read only = no
create mode = 0775
directory mode = 0775
create mask = 0775
directory mask = 0777
vfs objects = recycle
recycle:keeptree = yes
recycle:touch = yes
membuat user samba
# smbpasswd –a teguh.ambar
New SMB password:
Retype new SMB password:
Added user teguh.ambar
Password changed for user teguh.ambar
Kemudian ubahlah setting permisi file “smbpasswd” ini agar hanya bisa dibaca dan ditulisi oleh account “root” :
# chmod 600 /etc/smbpasswd
Untuk memeriksa kesalahan dalam penulisan file “smb.conf”, lakukan perintah ini :
# testparm
Untuk menjalankan dan menghentikan daemon Samba, nmbd dan smbd secara otomatis kita dapat menjalankan script file “/etc/rc.d/init.d/smb”. Pastikan bahwa file ini mempunyai permisi yang hanya bisa dibaca, ditulis, dan dieksekusi oleh user “root”.
# chmod 700 /etc/rc.d/init.d/smb
Lalu buat simbolik link rc.d pada Samba dengan perintah :
# chkconfig –-add smb
Agar sript Samba secara otomatis menjalankan daemon nmbd dan smbd saat sistem dihidupkan (atau direboot) lakukan perintah berikut ini :
# chkconfig -–level 345 smb on
Menjalankan Samba
Sebelum menjalankan Samba kita harus membuat direktori seperti yang sudah didefinisikan pada file Makefile. Hal ini karena direktori ini tidk secara otomatis dibuat saat mengeksekusi perintah make install.
# mkdir /usr/local/samba/var
Samba dapat dijalankan dengan dua macam cara. Pertama dijalankan sebagai daemon dan kedua menjalankannya dari inetd. Samba yang dijalankan sebagai daemon akan sedikit lebih cepat dalam melayani permintaan client jika dibandingkan dengan Samba yang dijalankan dari inetd. Biasanya berbagai distribusi Linux sudah mempunyai script untuk menstart dan menstop servis Samba.
Untuk menjalankan Samba kita harus menjalankan daemon smbd dan nmbd.
Lakukan perintah berikut ini :
# /usr/local/samba/sbin/smbd –D
# /usr/local/samba/sbin/nmbd –D
Agar Samba selalu dijalankan setiap kali Linux melakukan booting, kita dapat menambahkan baris-baris di atas pada file /etc/rc.d/rc.local :
# vi /etc/rc.d/rc.local
#samba selalu start saat booting
/usr/local/samba/sbin/smbd –D
/usr/local/samba/sbin/nmbd –D
Quota or Samba Quota
PengQuotaan disk pada samba kali ini dilakukan pada direktori samba sendiri, penggunaan Quota pada samba dilakukan untuk menghindari over limit pada direktori melalui user/grup.
Mengecek quota tools :
Contoh :
# if [ -x /sbin/quotacheck ]
> then
> echo "Checking quotas. This may take some time."
> /sbin/quotacheck -avug
> echo " Done."
> fi
Checking quotas. This may take some time.
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb]
quotacheck: Scanning /dev/hda8 [/smb] done
quotacheck: Checked 3 directories and 7 files
Done.
# if [ -x /sbin/quotaon ]
> then
> echo "Turning on quota."
> /sbin/quotaon -avug
> fi
Turning on quota.
/dev/hda8 [/smb]: group quotas turned on
/dev/hda8 [/smb]: user quotas turned on
Edit file /etc/fstab.
LABEL=/ / ext3 defaults 1 1
LABEL=/smb /smb ext3 default,grpquota,usrquota, 0 2
LABEL=/home /home ext3 defaults 1 2
LABEL=/var /var ext3 defaults 1 2
LABEL=/usr /usr ext3 defaults 1 2
LABEL=/boot1 /boot ext3 defaults 1 2
tmpfs /dev/shm tmpfs defaults 0 0
devpts /dev/pts devpts gid=5,mode=620 0 0
sysfs /sys sysfs defaults 0 0
proc /proc proc defaults 0 0
LABEL=SWAP-hda7 swap swap defaults 0 0
di table /smb tambahkan grpquota untuk membuat quota pada grup, tambahkan usrquota jika ingin membuat quota pada users.
Tambahkan pada crontab.
0 3 * * 0 root /sbin/quotacheck -avug
lakukan restart komputer untuk mengaktifkan quota.
Membuat quota per user/grup bisa dilakukan manual ataupun melalui webmin, tapi dikarenakan saya tidak tau berapa pembagian-pembagian per MB, so, akhirnya using automatis aja deh lewat webmin..hehehe
untuk melihat informasi quota dari user/grup dengan mengetik repquota.
# repquota -a
*** Report for user quotas on device /dev/hda8
Block grace time: 7days; Inode grace time: 7days
Block limits File limits
User used soft hard grace used soft hard grace
----------------------------------------------------------------------
root -- 147620 0 0 7 0 0
************
My Project
************
Friday, January 22, 2010
स्किम्मेर ATM
Skimmer atau alat pencuri data nasabah yang dipasang di mulut ATM, menjadi perhatian pasca terkuaknya kasus pencurian dana nasabah bank di Bali. Alat ini dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat rapi dan nasabah awam akan menganggapnya tidak ada yang ganjil.
Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang disebut "contoh yang sempurna" dalam artikel di www.krebsonsecurity.com. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (electronic data capture) alias skimmer.
Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan, terlihat sangat sempurna. Orang awam tentu akan terpedaya.
Skimmer di atas ditemukan di ATM Citibank di Woodland Hills, California, AS, pada 6 Desember 2009.
Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, data di kartu nasabah langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet PIN.
Ketika data nasabah dan PIN telah dikantungi, pencuri segera membuat kartu bodong/duplikat. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.
Biasanya alat ini dipasang di mulut ATM. Kemudian, dipasang kamera kecil tak jauh dari mesin ATM tersebut. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut pelaku memantau transaksi nasabah via laptop.
Skimmer ini bisa ditangkal dengan alat anti-skimmer. Untuk menghindari Skimming berikut tips yang mungkin berguna:
* Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
* Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
* Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
* Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
* Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
* Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
* Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).
Semoga bermanfaat.
Sumber: DetikNews
Gambar di atas adalah salah satu alat skimmer yang disebut "contoh yang sempurna" dalam artikel di www.krebsonsecurity.com. Gambar pertama menunjukkan mulut/slot untuk keluar masuk kartu ATM yang asli. Gambar kedua adalah alat tambahan (electronic data capture) alias skimmer.
Gambar ketiga adalah wujud skimmer yang dipisahkan dari slot asli. Gambar keempat, setelah kedua alat ini disatukan, terlihat sangat sempurna. Orang awam tentu akan terpedaya.
Skimmer di atas ditemukan di ATM Citibank di Woodland Hills, California, AS, pada 6 Desember 2009.
Ketika seorang nasabah memasukkan kartu ATM-nya di slot, data di kartu nasabah langsung terekam. Skimmer ini juga dilengkapi kamera mikro guna merekam gerak-gerik jemari nasabah saat memencet PIN.
Ketika data nasabah dan PIN telah dikantungi, pencuri segera membuat kartu bodong/duplikat. Data nasabah yang telah didapat dimasukkan ke dalamnya dan berbekal PIN yang telah dipelajari, terjadilah upaya pembobolan rekening tersebut.
Biasanya alat ini dipasang di mulut ATM. Kemudian, dipasang kamera kecil tak jauh dari mesin ATM tersebut. Sementara tak jauh dari lokasi tersebut pelaku memantau transaksi nasabah via laptop.
Skimmer ini bisa ditangkal dengan alat anti-skimmer. Untuk menghindari Skimming berikut tips yang mungkin berguna:
* Kenali mesin ATM yang digunakan dengan baik.
* Kalau bisa, gunakan ATM di lokasi yang sama sesering mungkin sehingga akan terlihat jika terjadi perubahan.
* Perhatikan bila ada hal aneh pada mesin ATM seperti goresan, bercak, selotip, bekas lem dan hal-hal mencurigakan lainnya.
* Jika menemukan perubahan atau keganjilan pada ATM, laporkan pada pihak Bank dan tunda/jangan lakukan transaksi.
* Upayakan untuk mengakses ATM yang ada di dalam bank atau di lokasi yang ramai dan terang untuk meminimalisir risiko.
* Untuk penggunaan kartu di luar ATM (pada tempat belanja atau restoran) selalu perhatikan apa yang dilakukan petugas pada kartu dan tanyakan jika ada perilaku yang aneh.
* Jika digunakan saat berbelanja, kartu harusnya hanya digesekkan pada mesin resmi dan mesin kasir, tanyakan pada petugas bila menggesekkan kartu ke alat lain (terutama jika alat itu ada di tempat tersembunyi seperti di balik meja).
Semoga bermanfaat.
Sumber: DetikNews
Friday, January 15, 2010
netbook dan notebook
Sebagian besar orang tau apa itu notebook atau Tukul bilang laptop. Lha kalau netbook? Yapz… netbook adalah istilah yang masih terbilang baru. Akhir-akhir ini netbook sedang naik daun. Awalnya, netbook pertama muncul adalah asus eee PC, kini telah tersedia berbagi merk dan pilihan operating sistem. Pada dasarnya netbook hampir sama dengan notebook, hanya saja netbook lebih portable dan untuk keperluan komputasi yang ringan. Lah terus bedanya sama notebook?? Simak posting berikut…
Dimensi dan ukuran layar
Ada perbedaan yang cukup mencolok antara netbook dan notebook. Ukuran layar netbook lebih kecil dan berkisar di angka 7”-10,2” sedangkan notebook mulai 12” keatas. Selain itu, netbook berukuran lebih kecil dan lebih ringkas untuk dibawa-bawa dibanding notebook. Berat netbook juga jelas lebih ringan di banding notebook umumnya. Memang netbook lebih portable dibanding notebook.
Spesifikasi hardware
Spesifikasi hardware antara netbook dengan notebook berbeda. Biasanya, netbook menggunakan prosesor Intel Atom, VIA C7 yang hemat energi, AMD pun tidak mau kalah dan akan meluncurkan prosesor Athlon Neo untuk pasar netbook. Netbook biasanya dibekali Ram 512mb-1gb untuk mendukung performanya. Netbook biasanya sudah dibekali peralatan untuk berinternet dengan nyaman dengan menyertakan wi-fi dan bloetooth bahkan akhir-akhir ini ada produsen yang menyertakan modem 3G dan 3,5G (HSDPA), tak lupa webcam pun hadir di sebagian besar netbook yang beredar. Beberapa produsen menyediakan opsi SSD (Solid State Drive) sebagai media penyimpananya kerena lebih hemat energi jika dibandinkan dengan hardisk. Sementara notebook biasanya mnggunakan prosesor yang lebih kuat seperti, Pentium Dual-core, Core2 Duo, Turion X2 dengan ram yang sama atau lebih besar dari netbook. Notebook juga dapat menggunakan discrete graphic dari Ati Radeon atau Nvidia GeForce, setahu saya netbook belum ada yang menggunakan discrete graphic.
Daya tahan baterai
Notebook pada umumnya hanya mampu ‘hidup’ dengan baterai selama 1-3jam saja. Sedangkan netbook mampu bertahan lama antara 3-5jam. Ini dikarenakan hardware yang digunakan netbook lebih hemat energi dibanding notebook.
Fungsi dan target pengguna
Dilihat dari spesifikasi hardware yang digunakan, jelas performa notebook jauh lebih cepat dibanding netbook. Notebook ditujukan bagi orang yang membutuhkan komputer yang cukup bertenaga untuk bekerja dan dapat dibawa kemana-mana. Performa notebook sekarang (terutama platform centrino2) sudah mendekati bahkan menyamai komputer desktop kelas mainstream. Performa ini sangat berguna bagi orang yang membutuhkan komputer pekerjaan editing multimedia atau hal-hal yang lebih dari sekedar mengetik. Sedangkan netbook ditujukan bagi orang yang menginginkan mobilitas dalam menggunakan komputer untuk sekedar pekerjaan office dan internet. Performa netbook pun pas-pasan. Saya pernah mencoba netbook MSI Wind dengan menggunakan prosesor Intel Atom N270 1,6Ghz dan menggunakan OS windows XP, performanya dalam penggunaan office dan internet sudah mencukupi.
Harga
Ini adalah poin paling penting bagi sebagian orang. Dikala krisis global, orang akan lebih sensitif terhadap harga dibandingkan fitur yang ditawarkan. Harga notebook baru termurah yang pernah saya lihat adalah 4,8juta dengan spesifikasi hardware yang cukup lumayan. Sedangkan netbook baru harganya mulai dari 3,3 juta. Udah tau bedanya kan? Jangan sampai deh salah pilih. Sebelum membeli notebook atau netbook, tentukan dulu kebutuhan komputasinya, apakah hanya untuk office, mutimedia atau yang lain. Jika anda membutuhkan untuk keperluan office dan internetan, jelas netbook adalah pilihan yang lebih hemat dan lebih portable. Anda menginginkan performa lebih, pilih notebook untuk menghandle keperluan komputasi sedang. Anda ingin performa yang lebih dahsyat? Pakai desktop! Desktop juga bisa kok dibawa kemana-mana asal kuat aja bawanya, hehehehe…
Dimensi dan ukuran layar
Ada perbedaan yang cukup mencolok antara netbook dan notebook. Ukuran layar netbook lebih kecil dan berkisar di angka 7”-10,2” sedangkan notebook mulai 12” keatas. Selain itu, netbook berukuran lebih kecil dan lebih ringkas untuk dibawa-bawa dibanding notebook. Berat netbook juga jelas lebih ringan di banding notebook umumnya. Memang netbook lebih portable dibanding notebook.
Spesifikasi hardware
Spesifikasi hardware antara netbook dengan notebook berbeda. Biasanya, netbook menggunakan prosesor Intel Atom, VIA C7 yang hemat energi, AMD pun tidak mau kalah dan akan meluncurkan prosesor Athlon Neo untuk pasar netbook. Netbook biasanya dibekali Ram 512mb-1gb untuk mendukung performanya. Netbook biasanya sudah dibekali peralatan untuk berinternet dengan nyaman dengan menyertakan wi-fi dan bloetooth bahkan akhir-akhir ini ada produsen yang menyertakan modem 3G dan 3,5G (HSDPA), tak lupa webcam pun hadir di sebagian besar netbook yang beredar. Beberapa produsen menyediakan opsi SSD (Solid State Drive) sebagai media penyimpananya kerena lebih hemat energi jika dibandinkan dengan hardisk. Sementara notebook biasanya mnggunakan prosesor yang lebih kuat seperti, Pentium Dual-core, Core2 Duo, Turion X2 dengan ram yang sama atau lebih besar dari netbook. Notebook juga dapat menggunakan discrete graphic dari Ati Radeon atau Nvidia GeForce, setahu saya netbook belum ada yang menggunakan discrete graphic.
Daya tahan baterai
Notebook pada umumnya hanya mampu ‘hidup’ dengan baterai selama 1-3jam saja. Sedangkan netbook mampu bertahan lama antara 3-5jam. Ini dikarenakan hardware yang digunakan netbook lebih hemat energi dibanding notebook.
Fungsi dan target pengguna
Dilihat dari spesifikasi hardware yang digunakan, jelas performa notebook jauh lebih cepat dibanding netbook. Notebook ditujukan bagi orang yang membutuhkan komputer yang cukup bertenaga untuk bekerja dan dapat dibawa kemana-mana. Performa notebook sekarang (terutama platform centrino2) sudah mendekati bahkan menyamai komputer desktop kelas mainstream. Performa ini sangat berguna bagi orang yang membutuhkan komputer pekerjaan editing multimedia atau hal-hal yang lebih dari sekedar mengetik. Sedangkan netbook ditujukan bagi orang yang menginginkan mobilitas dalam menggunakan komputer untuk sekedar pekerjaan office dan internet. Performa netbook pun pas-pasan. Saya pernah mencoba netbook MSI Wind dengan menggunakan prosesor Intel Atom N270 1,6Ghz dan menggunakan OS windows XP, performanya dalam penggunaan office dan internet sudah mencukupi.
Harga
Ini adalah poin paling penting bagi sebagian orang. Dikala krisis global, orang akan lebih sensitif terhadap harga dibandingkan fitur yang ditawarkan. Harga notebook baru termurah yang pernah saya lihat adalah 4,8juta dengan spesifikasi hardware yang cukup lumayan. Sedangkan netbook baru harganya mulai dari 3,3 juta. Udah tau bedanya kan? Jangan sampai deh salah pilih. Sebelum membeli notebook atau netbook, tentukan dulu kebutuhan komputasinya, apakah hanya untuk office, mutimedia atau yang lain. Jika anda membutuhkan untuk keperluan office dan internetan, jelas netbook adalah pilihan yang lebih hemat dan lebih portable. Anda menginginkan performa lebih, pilih notebook untuk menghandle keperluan komputasi sedang. Anda ingin performa yang lebih dahsyat? Pakai desktop! Desktop juga bisa kok dibawa kemana-mana asal kuat aja bawanya, hehehehe…
Thursday, January 14, 2010
website dgn Joomla
Cara membuat website dengan joomla CMS
Oktober 3, 2008 · & Komentar
Cara mudah untuk membuat website dengan joomla CMS, Joomla adalah media untuk membuat website secara gratis sehingga anda tidak memerlukan program seperti dream weaver atau sejenisnya untuk membuat website akan tetapi sudah disediakan oleh joomla untuk mengedit pada bagian www.webanda.com/administrator. Cara untuk membuat nya adalah sebagai berikut :
- Masuk ke www.webanda.com/cpanel, isi password dan username anda, mintalah kepada orang yang anda beli domain dan hosting namenya.
- Setelah didalam cpanel, pilih Fantastico kemudian click.
- Di Fantastico, pada toolbar sebelah kiri , click joomla
- Kemudian lakukan new instalation, isi username dan password anda utuk masuk ke bagian admin kelak.
- Setelah instalasi komplit, masuk ke bagian admin, yaitu dengan menulis www.webanda.com/administrator , isi username dan password sesuai dengan item nomor 4.
- Lakukan customisasi, didalam admin, bisa rubah templete, warna, dan lain sebagainya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
